BAB1






يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ 
فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ

Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya (Q.S. an-Nisā’/4:59).


2) Q.S. an-Naḥl/16: 64

وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ اِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِى اخْتَلَفُوْا فِيْهِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ   النحل: ٦٤ )

Dan Kami tidak menurunkan Kitab (Al-Qur’an) ini kepadamu (Muhammad), melainkan agar engkau dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan, serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (Q.S. an-Naḥl/16:64)


c. Menerapkan bacaan Alif Lām Syamsiyyah, dan Alif Lām Qamariyyah Pembacaan terhadap Al-Qur’an harus mematuhi aturan ilmu tajwid. Salah satu aturan dalam ilmu ini adalah Alif Lām (ال (syamsiyah dan Alif Lām (ال (qamariyyah. Bacaan ini sering muncul pada ayat Al-Qur’an. a) Alif Lām Syamsiyyah Alif lām (ال (Syamsiyyah dibaca dengan memasukkan suara salah satu hurufnya dengan melesapkan suara Alif Lām. Huruf alim lam (ال(syamsiyyah terdiri dari 14 (empat belas) huruf yaitu sebagai berikut:

 ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن contoh: ِ

ﻣﻦلر ا) dibaca ar-rahmān) : Alif Lām (ال ( diikuti huruf ra

( ِاءﻟﺴﻣ ا) dibaca: as-samā’) : Alif Lām (ال ( diikuti huruf sin (س

( ﻟﻧﻌﻴﻢ ا) dibaca: an-na’īm) : Alif Lām (ال (diikuti huruf nun (ن(


Pelafalan bacaan Alif Lām (ال(syamsiyah disebut juga Idgām Syamsiyyah. Hal ini karena suara Alif Lām (ال (dimasukkan ke dalam salah satu huruf syamsiyah yang ada di hadapannya. Suara Alif Lām menjadi lebur karena dimasukkan dengan huruf Syamsiyyah tersebut. Untuk mengetahui Alif Lām (ال (Syamsiyyah dalam ayat Al-Qur’an terdapat cirinya, di antaranya adalah setelah Alif Lām terdapat huruf yang bertasydid. b) Alif Lām (ال ( Qamariyyah Alif Lām Qamariyyah merupakan Alif Lām yang berhadapan dengan salah satu huruf Alif Lām (ال (Qamariyyah. Berbeda dengan Alif Lām (ال( Syamsiyyah, Alif Lām (ال (ini dibaca jelas atau Izhār, tidak melebur pada huruf yang ada di hadapannya. Alif lam (ال (Qamariyyah terdiri dari 14 (empat belas) huruf, yaitu: ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه contoh: ِ  اَلْحَمْدُ  dibaca al-hamdulillāh): Alif Lām (ال ( diikuti huruf ḥa (ح ) الْمَغْضُوْبِ غَيْرِ dibaca al-magḍūbi): Alif Lām (ال (diikuti huruf mim (م)

 

Pada Q.S. an-Nisā’/4: 59, terdapat kalimat yang mengandung bacaan Alif Lām Syamsiyyah dan Alif Lām Qamariyyah. Contohnya adalah:

 1) Pada lafal َ   ﺍﻟﺭﺴﻞ terdapat Alif Lām Syamsiyyah karena Alif Lām bertemu dengan salah satu hurufnya yaitu ra (ر.( 2) Pada lafal ﺍﻟﻳﻮﻡ terdapat Alif Lām Qamariyyah karena Alif Lām bertemu dengan salah satu hurufnya yaitu ya ( َ .(ي Pada Q.S. an-Naḥl/16: 64, terdapat kalimat yang mengandung bacaan Alif Lām Qamariyyah pula, seperti pada lafal ــب َ ٰ ِكت ْ ال karena Alif Lām bertemu dengan salah satu hurufnya yaitu ba (ب