Tragedi hilangnya nyawa seorang bocah pada 6 Maret 2020 oleh remaja belasan tahun di Jakarta dan berita tentang geng motor remaja yang berinisial ay yang baru berumur 19 tahun di Jambi.
AY,yang terlibat pembacokan di Aur Duri pada 22 Desember 2021 lalu, dengan korban mengalami luka bacok di tangan.
Kemudian, kejadian di Mayang Ujung, di mana pelaku merampas Handphone milik tiga wanita yang sedang berteduh dari hujan, di masjid, dan pembacokan di kawasan Tugu Keris, Kotabaru, pada 23 Januari 2022 dengan seorang korban
sungguh mengiris perasaan. Terlepas dari kemungkinan kelainan dan masalah mental serta kejiwaan, perilaku tersebut mengoyak rasa kemanusiaan dan nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan pada siswa.
dengan kejadian tersebut semestinya nilai nilai agama di tanamkan sejak usia dini atau setingkat Sekolah menengah pertama .
Di SMPn satap 5 pengabuan akan di laksanakan ekstrakulikuler keagamaan seperti pesantren kilat,sholat zuhur berjamah , latihan pidato dan ceramah dan lupa juga pengenalan pembacaan alquran.

0 Comments
Posting Komentar